Showing posts with label Wirausaha. Show all posts
Showing posts with label Wirausaha. Show all posts

Monday, 10 November 2014

Tips Dan Trick Mencari Batu Alam Di Dalam Tanah


Untuk mencari batu alam khususnya batu akik di dalam tanah tidaklah gampang, berikut ini saya akan memberikan tips dan trick bagaimana cara mencari batu akik atau batu alam dari dalam tanah agar hasil yang di dapat sangat banyak.

1. carilah tempat yang menurut anda didalamnya terdapat banyak batu akik, saya sarankan carilah tempat yang lembab atau berair dan terdapat banyak tanah lempung disekitarnya. Atau bisa juga di tempat-tempat bercadas, walaupun tempatnya bercadas carilah tempat yang lembab dan berair.

2. Setelah kita menentukan tempat lokasi, siapkan peralatan untuk menggali seperti, cangkul, linggis, balincong, ember, palu, pahat, mesin bor, tali, alat2 pendukung keamaan seperti helm, senter, spatu bot, dan ala2 lain sesuai kebutuhan.

3. galilah lubang kebawah atau ke depan (seperti membuat goa) tergantung lokasi.

4. Setelah Kira-kira lubang 2-3 Meter carilah tanda-tanda atau material yang menurut anda itu adalah material dari batu akik atau batu mulia.

5. Yang terpenting untuk memulai semua ini adalah,, perhatikan lingkungan di sekitarnya apabila dengan penggalian tersebut lingkungan di sekitar bisa terganggu harap di hentikan. keselamatan lebih utama. perhatikan kontur tanah yang akan kita gali, perhatikan akar pepohonan yang menahan air, jika tidak memperhatikan hal hal tersebut bisa saja lubang yang anda gali tiba2 saja roboh.


Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 
Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 
Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 
Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 
Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 
Selamat berburu batu akik, batu mulia, batu alam..!!! 

Wednesday, 6 August 2014

Resep Cara Membuat Spaghetti Sosis Sapi La Fonte


Spaghetti  adalah mie italia yang berbentuk panjang seperti lidi,yang umumnya di masak samapi 9-12 menit di dalam air mendidik dan spaghetti ini tidak lengket.. makanan yang mudah untuk di buat..Spaghetti ini di jual di Supermaket atau di toko-toko terdekat di rumah anda...nah pada siang hari ini saya ingin berbagi Resep Cara Membuat Spaghetti Sosis Sapi..Selamat Mencoba

Bahan-bahan Spaghetti Sosis Sapi
- 250 gr spaghetti La Fonte
- 350 gr La Fonte saus pasta 
- 6 buah sosis sap, iris stick
- 50 gr jagung manis pipih
- Keju parut sesuai selera

Cara membuat Spaghetti Sosis Sapi
- Rebus spaghetti kemudian tiriskan
- Hangatkan La Fonte saus bolognese
- Masukkan sosis sapi dan jagung manis pipih, aduk rata
- Aduk perlahan sampai mendidih
- Masukkan spaghetti, aduk rata dan hidangkan

Resep Ayam Goreng Kalasan


BAHAN :
  • 1 ekor ayam
  • 500 cc air kelapa
  • 1/2 sendok teh soda kue
  • 4 siung bawang putih, dihaluskan
  • garam
  • minyak goreng


CARA MEMBUATNYA :
  • Bersihkan ayam dan belah menjadi dua.
  • Rebuslah ayam dengan air kelapa, soda kue, bawang putih dan garam sampai empuk dan airnya mengering.
  • Panaskan minyak dan goreng ayam sampai warnanya kuning kecoklatan, angkat.

Menanam Bawang Merah (Brambang) Secara Vertikultur



Vertikultur, Solusi Bertani di Lahan Sempit
Dengan cara bertanam berjenjang (verticulture) bukan halangan petani untuk bercocok tanam.

IR HM. SUHADI dengan tanaman bawang merah yang ditanam berjenjang (Ikhsan Mahmudi | Surabaya Post)
http://jatim.vivanews.com/news/read/162902-vertikultur--solusi-bertani-di-lahan-sempit

SURABAYA POST - Sempitnya lahan pertanian sering menjadi alasan petani enggan bercocok tanam. Padahal dengan cara bertanam berjenjang (verticulture) seperti yang dilakukan Suhadi, pengusaha agrobinis dan petani di Kota Pasuruan, lahan terbatas bukan halangan bertani.

“Terus terang saya bukan penemu cara bercocok tanam model vertikultur. Saya hanya ingin memperkenalkan vertikultur dan mengajak masyarakat di kota untuk gemar bercocok tanam walaupun di lahan sempit di halaman rumah,” ujar Suhadi ditemui di Tegalbero Camp miliknya di Tegalbero, Kel. Wirogunan, Kota Pasuruan.

Tegalbero Camp merupakan model pertanian terpadu yang mewadahi perkebunan, pertanian, perikanan, dan peternakan (buntaninak). Melalui Lembaga Pengembangan Kewirausahaan (LPK), Suhadi menggarap lahan Tegalbero Camp seluas sekitar 2,5 hektare, yang terletak sekitar 1 km di pinggiran Kota Pasuruan.

“Saya ingin Tegalbero Camp ini menjadi model pertanian terpadu yang bisa diikuti warga kota termasuk bagaimana cara bertanam di lahan sempit dengan vertikultur,” ujar alumnus jurusan agronomi, Fakultas Pertanian (FP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu.

Suhadi mengakui, sejumlah petani bergidik menyaksikan model pertanian vertikultur. “Dikira biayanya mahal, padahal sebenarnya murah karena media tanam bisa dipakai berkali-kali panen,” ujarnya.

Suhadi bersama sejumlah petani mencoba bertanam ala vertikultur di bawah naungan rumah kaca (green house) sederhana. Green house berukuran 10 x 10 meter persegi itu ditutup dengan kelambu plastik warna hitam.

Di dalamnya terdapat 300 tonggak dari batang paralon setinggi masing-masing 2 meter. “Satu lonjor paralon PVC ukuran talang rumah panjangnya 4 meter dipotong jadi dua bagian,” ujar mantan aktivis mahasiswa itu.

Sebatang tonggak (paralon) itu kemudian dilubangi menjadi 120 lubang dengan ukuran diameter 10 cm. Dari sini mulai diketahui biaya awal yakni, sebatan paralon (4 meter) sekitar Rp 35 ribu. “Yang jelas harga satu tonggak plus biaya melubanginya sekitar Rp 20 ribu,” ujarnya.

Setelah itu patok-patok itu diisi dengan media tanam berupa campuran abu batu, arang batok kelapa, dan pupuk kandang. Di bagian tengah tonggak diisi paralon kecil seukuran 0,5 dim yang bersambung ke selang plastik seukuran selang infus.

“Air bercampur nutrisi atau pupuk kemudian dialirkan dalam tonggak melalui selang plastik yang biasa digunakan untuk akuarium itu,” ujarnya.

Prinsipnya, pengairan harus rutin dan merata menuju pangkal tanaman.
Menurut Suhadi, kondisi tanah harus berporos, tidak boleh padat mengeras.

Sejumlah jenis tanaman seperti bawang merah, tomat, lombok, hingga sawi bisa ditanam di lubang-lubang pada tonggak paralon. Sudah beberapa kali ia menanam tomat, lombok, dan bawang merah. “Saya bisa memanen bawang merah seberat 4 kilogram dalam satu tonggak,” ujarnya.

Dengan harga bawang merah sekitar Rp 15 ribu/kg, berarti satu tonggak menghasilkan Rp 60 ribu/tonggak. “Dengan biaya paralon Rp 20 ribu per tonggak ditambah biaya pupuk dan perawatan, pendapatan Rp 60 ribu per tonggak masih untung lumayan. Padahal saya menanam 300 tonggak,” ujarnya.

Suhadi mengakui, umbi bawang merah yang ditanam di paralon tidak sebesar kalau ditanam di tanah. Tetapi umbi bawang merah ala vertikultur itu lebih keras, bahkan saat kering pun tidak susut.

Sejumlah warga mulai tertarik mengikuti jejak Suhadi bertanam ala vertikultur. “ Ada prajurit Yon Zipur yang datang ke sini kemudian mencoba bertanam, demikian juga sejumlah warga,” ujarnya.

Memang ada sebagian warga yang datang langsung bergidik begitu mengetahui peralatan dan media tanam vertikultur. “Pipa paralon kan murah, bisa dipakai menanam berkali-kali. Untuk pengairan bisa menggunakan botol plastik air minum yang diletakkan di ketinggian, tanaman diperlakukan seperti pasien yang diinfus,” ujar Suhadi.

Suhadi pun mengaku banyak mempelajari vertikultur melalui internet, buku, dan majalah. “Di Jepang karena kesulitan lahan, vertikultur di atap gedung. Paralon pun bisa diganti kaleng cat tembok yang disusun ke atas,” ujarnya.

Bahkan ada warga yang nekat mengganti paralon dengan besek (plastik) untuk wadah berkat kenduri. “Ada juga pabrik rokok yang menggantikan paralon dengan plastik tipis, tentu saja gampang robek,” ujarnya.

Bertanam ala vertikultur pun memikat banyak pihak, paling tidak untuk mencoba. “Ada dinas yang meminjam tonggak paralon untuk pameran, ada Pramuka yang pinjam untuk lomba lalu jadi juara di tingkat propinsi,” ujar Suhadi. Anda berminat?

Tuesday, 5 August 2014

Budidaya Ikan Mujair


Budidaya ikan mujair bisa dibilang mudah dan hasil maksimal untuk kebutuhan hidup sehari - hari dan bisnis,  

cara membudiyakan ikan mujair yang berkesinambungan
cari budidaya berkesinambungan ini bisa di bilang yang menguntungkan bagi petani yang mau membudidaya ikan mujair. berikut sedikit penulis memberi trik budidaya ikan mujair berkesinambungan

  • Sediakan 2 kolam 8x4 m dengan kedalaman 1.5 meter saja 
  • Beli benih sekitar 3000 bibit
  • kemudian disemaikan di satu kolam dulu
  • setelah 3 minggu kita lihat ikan apakah  mulai ada pertumbuhan.kalau ada di dipilih yang gedek-gedek diantara 3000 itu kira2 sekitar 1000 di pisahkan di kolam yang kedua.
  • Dikolam yang nomor 2 itu dikasih pakan secara teratur agar ikan gemuk.
  • kolam nomor satu juga di kasih pakan jangan di abaikan, Kalo bisa di kasih pakan yang teratur agar ikan cepet gede.
  • 2000 bibit di kolam yang satu itu besarkan saja di satu kolam,
  • setelah panen kolam yang kedua hasil pemisahan bibit yang pertama kira kira 8 minggu
  • lalu anda sotir balek benih yang di kolam pertama untuk di pisahkan lagi ke kolam 2,bisa di bilang kolam 1 adalah pembenihan dan kolam 2 adalah tempat pembesaran ikan.


itu sekilas langkah2 yang bisa penulis beri tau kepada pembaca,
kemudia perlu anda ketahui pula bahwa ikan mujai sangat lah cepat proses perkembangbiakan nya jadi anda gak usah ragu dalam budidaya dengan cara berkesimnambungan seperti di atas, malah anda bisa jual tu benih pada orang lain kalau anda selalu menyisakan induknya.

saya pikir ini adalah langkah yang praktis juga dalam berbisnis bila kita punya modal yang tinggi ,tau kenapa?
ikan mujair bisa di pasok ke seluruh daerah di indonesia,banyak penduduk indonesia yang suka mengkonsumsi ikan mujair banyak warung makan yang sudah menyediakan menu hariannya ikan mujair,mulai dari ikan mujair goreng ,bakar dan ada juga banyak menu lainya.

jadi potensial peminat tinggi penyediaan bahan baku juga harus tinggi,di pasaran harga ikan mujair sekarang menembus harga rata-rata bisa mencapai 20000 per kilo,bayangkan kalau dalam satu kilo cuma 5 ekor saja,berarti 1000 ekor sekali panen  dapat 200kg,200x1700=Rp.3400000,lumayan buat penghasilan per bulan kan ,jadi itu tiori yang bisa penulis bagikan siapa tau ada yang minat membudidayakannya,

Budidaya Jeruk Lemon Cui Dalam Pot






Masih mengenai tabulampot/tanaman buah dalam pot saya berikutnya adalah Jeruk Lemon Cui. Sama seperti tabulampot Jeruk Nipis, Jeruk Lemon Cui banyak di budidayakan ataupun ditanam dalam pot akhir-akhir ini. Tanaman genus Citrus ini atau species Citrus Lemon dimanfaatkan buahnya. Jeruk Lemon Cui masih kerabat dekat dengan jeruk sitrun. Jeruk ini mengandung vitamin C sangat tinggi. Beberapa manfaat Jeruk Lemon Cui antara lain:
1. Minuman, seperti Es Jeruk, Lemon Tea
2. Selai Jeruk
3. Garnish masakan
4. Kue-Kue seperti Kue Pie Buah
5. Pengusir nyamuk, karena aroma Jeruk Lemon Cui  sangat tajam
6. Ektraknya dibuat pengharum ruangan
7. Juga dapat dimanfaatkan untuk mencuci rambut dan memelihara raut wajah.

CIRI KHAS
Keunggulan Jeruk Lemon Cui salah satunya mampu berbuah nonstop sepanjang musim. Bentuk buahnya bulat sebesar ibu jari. Jika masih muda, warna buah hijau, lalu menjadi kuning atau kuning kemerahan setelah tua. Daging buah berair banyak, kadar vitamin C-nya amat tinggi. Rasanya masam dengan aroma tajam.
Batangnya bercabang dan beranting banyak. Pemangkasan/pruning batang perlu dilakukan untuk membentuk pohon yang indah serta meningkatkan produktifitas buah. Batangnya berwarna gelap dan tidak berduri, sedangkan daunnya kecil-kecil, dengan panjang 2 - 3 cm atau lebar 1 - 2 cm. Warna daun hijau tua, dengan bentuk agak bulat memanjang.

BIBIT & PERSIAPAN TANAM
Bibit Jeruk Lemon Cui saya dapatkan juga  di daerah Cihideung Bandung seharga 20000 perbatang. Bibit tersebut berasal dari okulasi Jeruk Nipis. Perbanyakan bibit bisa melalui proses okulasi, cangkok maupun sambungan. Untuk keperluan tabulampot, pot yang digunakan bisa pot tanah, pot porselen, pot plastik, pot semen, pot kayu, dan sebagainya tinggal disesuaikan ukuran pot dengan besar-kecilnya bibit.

Media tanam yang digunakan adalah tanah kebun yang subur. Bisa juga campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang (1 : 1 : 1). Sebelum bibit ditanam, lubang dasar pot ditutup dengan pecahan genteng, lantas di atasnya dilapisi kerikil dan pasir secukupnya. Baru kemudian masukkan media tanam tadi, dengan volume cukup sepertiga saja.

PERAWATAN TANAM
Seperti umumnya tanaman dalam pot/tabulampot lainnya, hal-hal berikut adalah beberapa perawatan rutin:
1. Pengairan
Tanaman Jeruk Lemon Cui hendaknya dilakukan pemberian air secukupnya pagi dan sore hari
2. Pembersihan Gulma
Hilangkan gulma pengganggu disekitar akar tanaman Jeruk Lemon Cui
3. Pemupukan
Untuk tahap pertumbuhan berikan pupuk dengan kadar N tinggi, sedangkan pada tahap pembuahan berikan pupuk dengan kadar P & K lebih tinggi. Jika Anda bingung, cukup diberikan pupuk NPK seimbang.
Hama yang sering datang adalah ulat daun, lakukan pembersihan ulat-ulat yang menyerang.

Selamat berkebun

Friday, 4 July 2014

Budidaya cabai di polybag

Bicara masalah cabe alias lombok yang pedas itu, mungkin tidak ada habisnya. Tiap tahun selalu saja terjadi harga cabe setinggi langit.  Tapi biar setinggi langit kita beli juga, rasanya tidak bisa makan tanpa ada rasa pedas dari cabe.  Makan gorengan tanpa cabe juga tidak sedap rasanya. rasa guruh campur pedas plus teh hangat bisa membuat hidup terasa nikmat.  Nah untuk anda yang hiodup di daerah perkotaan tentu saja paling menderita tatkala harga cabe mahal. Kalau di kampung sih mungkin tidak terpengaruh malah untung karena mereka tanam cabe. Untuk menyiasati keterbatasan lahan banyak orang mencoba menanam cabe dalam polybag atau dalam pot.  Berikut ini cara sederhananya.  

Cara Membuat Benih Cabe Sendiri. 
Caranya, pilih buah cabe yang matang (merah), bentuk sempurna, segar, tidak cacat dan tidak terserang penyakit. 
Kemudian keluarkan bijinya dengan mengiris buah secara memanjang. 
Cuci biji lalu dikeringkan. 
Kemudian pilih biji yang bentuk, ukuran dan warna seragam, permukaan kulit bersih, tidak keriput dan tidak cacat. 
Bila anda tidak mau repot beli saja benih cabe di toko pertanian di kota anda, lagian harganya juga tidak terlalu mahal. 

Benih yang akan ditanam diseleksi dengan cara merendam dalam air, biji yang terapung dibuang.
Persemaian Sebelum tanam di tempat permanen (polybag), sebaiknya benih disemai dulu dalam wadah semai yang dapat berupa bak plastik atau kayu dengan ketebalan sekitar 10 cm yang dilubangi bagian dasarnya untuk pengaturan air(drainase).
Persiapannya Persemaian 
1. Isikan dalam wadah semai media berupa tanah pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Untuk menghilangkan gangguan hama berikan Curater 3 G takaran 10 10 gr/m2. Media ini disiapkan 1 minggu sebelum penyemaian benih.
2. Benih yang akan ditanam, sebelumnya direndam dalam air hangat (50 derajat Celcius) semalam. Lebih baik lagi bila diberi zat pengatur tumbuh seperti Atonik.
3. Tebarkan benih secara merata di media persemaian, bila mungkin beri jarak antar benih 5 x 5 cm sehingga waktu tanaman dipindah/dicabut, akarnya tidak rusak. Usahakan waktu benih ditanam diatasnya ditutup selapis tipis tanah. Kemudian letakkan wadah semai tersebut di tempat teduh dan lakukan penyiraman secukupnya agar media semai tetap lembab.

Pembibitan 
1. Benih yang telah berkecambah atau bibit cabe umur 10-14 hari (biasanya telah tumbuh sepasang daun) sudah dapat dipindahkan ke tempat pembibitan.
2. Siapkan tempat pembibitan berupa polybag ukuran 8 x 9 cm atau bumbungan dari bahan daun pisang sehingga lebih murah harganya. Masukkan ke dalamnya campuran tanah, pasir dan pupuk kandang serta tambahkan Curater 3 G.
3. Pindahkan bibit cabe ke wadah pembibitan dengan hati-hati. Pada saat bibit ditanam di bumbungan, tanah di sekitar akar tanaman ditekan-tekan agar sedikit padat dan bibit berdiri tegak. Letakkan bibit di tempat teduh dan sirami secukupnya untuk menjaga kelembabannya. Pembibitan ini untuk meningkatkan daya adaptasi dan daya tumbuh bibit pada saat pemindahan di tempat terbuka.
4. Bibit bisa ditanam di polybag setelah berumur 30-40 hari.

Persiapan Media Tanam Polybag 
1. Siapkan polybag tempat penanaman yang berlubang kiri kanannya untuk pengaturan air.
2. Masukkan media tanam ke dalamnya berupa campuran tanah dengan pupuk kandang 2 : 1 sebanyak 1/3 volume polybag. Tambahkan Furadan atau Curater 3 G 2 - 4 gr/tanaman untuk mematikan hama pengganggu dalam media tanah.
3. Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag setinggi 1/3 nya
4. Tambahkan pupuk buatan sebagai pupuk dasar yaitu 10 gr SP 36, 5 gr KCl dan 1/3 bagian dari campuran 10 gr Urea + 20 gr ZA per tanaman (2/3 bagiannya untuk pupuk susulan). Kemudian siram dengan air agar pupuk laur dalam tanah.

Penanaman 
1. Pilih bibit cabe yang baik yaitu pertumbuhannya tegar, warna daun hijau, tidak cacat/terkena hama penyakit.
2. Tanam bibit tersebut di polybag penanaman. Wadah media bibit harus dibuka dulu sebelum ditanam. Hati-hati supaya tanah yang menggumpal akar tidak lepas. Bila wadah bibit memakai bumbungan pisang langsung ditanam karena daun tersebut akan hancur sendiri. Tanam bibit bibit tepat di bagian tengah, tambahkan media tanahnya hingga mencapai sekitar 2 cm bibir polybag.
3. Padatkan permukaan media tanah dan siram dengan air lalu letakkan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Pemeliharaan Cabe dalam Polybag
1. Lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanah polybag.
2. Lakukan pemupukan susulan : Umur 30 hari setelah tanam : 5 gr Kcl per tanaman. Umur 30 dan 60 hari setelah tanam : masing-masing 1/3 bagian dari sisa campuran Urea dan ZA pada pemupukan dasar.
3. Lakukan perompesan/pembuangan cabang daun di bawah cabang utama dan buang bunga yang pertama kali muncul.
4. Untuk mengendalikan hama lalat buah penyebab busuk buah, pasang jebakan yang diberi Antraxtan. Sedang untuk mengendalikan serangga pengisap daun seperti Thrips, Aphid dengan insektisida seperti Curacron. Untuk penyakit busuk buah kering (Antraknosa) yang disebabkan cendawan, gunawan fungisida seperti Antracol. Dosis dan aplikasi masing-masing obat tersebut dapat dilihat pada labelnya.

Panen Cabe dalam Polybag
Cabai merah dapat dipanen umur sekitar 80 hari setelah tanam. Pemetikan cabe dapat dilakukan 1-2 kali seminggu disesuaikan dengan kebutuhan. Pemetikan dilakukan dengan hati-hati agar percabangan/tangkai tanaman tidak patah.

Wednesday, 18 June 2014

cara budidaya stroberi dalam pot


Menanam stroberi tidak harus dilakukan di lahan yang luas, tapi bisa juga di lahan yang sempit dengan menggunakan polybag atau pot. Budidaya tanaman stroberi dalam pot, tidak hanya dijadikan sarana penyalur hobi, tetapi bisa dikembangkan dalam skala komersial, tentu dengan pengetahuan dan kemauan. Untuk itu perlu diketahui tentang persyaratan budidaya tanaman stroberi.

Syarat Tumbuh

Tanaman stroberi mempunyai kemampuan beradaptasi cukup luas dengan kondisi iklim sebagai berikut:

1. Suhu udara optimum 17 ?20 C dan suhu udara minimum antara 4 ?5 C.
2. Kelembaban udara (RH) 80 ?90%.
3. Penyinaran matahari 8 ?10 jam/hari.
4. Curah hujan berkisar antara 600 ?700 mm/tahun.

Penyiapan Wadah atau Tempat Tanam

Wadah atau tempat tanam yang biasa digunakan adalah pot. Pot mempunyai banyak jenis dan variasi bentuknya. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemilihan pot adalah ukurannya seimbang dan serasi dengan ukuran tanaman. Selain itu, pot harus dapat menampung media tanam yang cukup agar perakaran tanaman tumbuh dengan leluasa.

Ukuran ideal pot adalah berdiameter 7 cm ?20 cm dan di beri lubang keci-kecil di bawahnya. Selain pot, kita juga bisa menggunakan kantong plastik (polybag) yang banyak tersedia di toko-toko alat pertanian dengan berbagai macam ukuran.

Penyiapan Medium Tanam

Komposisi bahan medium tanam yang biasa digunakan adalah:

a. Campuran tanah dari bawah pohon pinus, humus, daun lamtoro dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.

b. Campuran tanah lapisan atas, pasir dan humus dengan perbandingan 1:1:1.

c. Campuran tanah, pasir, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1.

d. Campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:2.

Pengisian Medium Tanam Ke Dalam Pot

Cara-cara pengisian medium tanam ke dalam pot atau wadah tanam adalah:

a. Siapkan alat dan bahan, terdiri atas pot (wadah tanam), pecahan bata merah (genting), gembor (emrat), medium tanam, serta sarana penunjang lainnya.

b. Masukkan selapis pecahan bata merah (genting) ke dasar pot.

c. Masukkan medium tanam ke dalam pot hingga hampir penuh.

d. Siram medium tanam dalam pot tersebut dengan air bersih hingga keadaan mediumnya cukup basah.

Penyiapan Bibit dan Penanaman

Tata cara penanaman bibit tanaman stroberi ke dalam pot adalah sebagai berikut:

a) Siram medium tanam bibit tanaman dengan air bersih hingga keadaannya cukup basah.

b) Keluarkan bibit lengkap bersama akar dan medium tanamnya dengan cara menyobek (menggunting) polybag.

c) Buat lubang tanam dalam pot dengan cara menggali (mengambil) sebagian medium tanamnya.

d) Tanamkan bibit tepat di tengah pot pada posisi tegak, kemudian timbun bagian pangkal batang tanaman dengan medium tanam sambil dipadatkan secara pelan-pelan.

e) Siram medium tanam dalam pot dengan air bersih hingga keadaan mediumnya cukup basah (lembab).

f) Simpan pot di tempat yang teduh dan lembab selama 7 ?15 hari agar tanaman segar kembali.

Pemeliharaan Tanaman

a. Penempatan pot
Penempatan pot harus memperhatikan kondisi lingkungan tumbuh yang ideal dan serasi dengan keadaan sekitarnya. Dan yang lebih penting bahwa tanaman harus mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesis.

b. Penyiraman
Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau, yakni pagi dan sore. Hal ini untuk menjaga kelembaban media, sehingga unsur hara dalam tanah bisa diserap oleh akar secara maksimal.

c. Penyiangan dan penggemburan medium tanam
Gulma yang tumbuh pada permukaan pot harus segara dicabut, hal ini untuk menghindari saling berebut nutrisi dalam tanah dan juga meminimalisir terserangnya hama yang bersarang di gulma tersebut.

d. Pemupukan
Seminggu setelah tanam perlu dilakukan pemupukan. Jenis dan takaran pupuk terdiri atas Urea 2 sendok teh + TSP setengah sendok teh + KCL setengah sendok teh per pot. Pemupukan selanjutnya dilakukan saat tanaman berumur 1 ?2 bulan setelah tanam dengan Urea setengah sendok teh + TSP 1 sendok teh + KCL 1 sendok teh per pot.

e. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada daun yang kering atau rusak. Tanaman yang terlalu rimbun juga harus dipangkas daunnya. Hal ini untuk merangsang pembuahan.

f. Penggantian pot dan medium tanam (repotting)
Penggantian pot dilakukan bila media tanam dalam pot sudah padat, akar sudah mulai ke permukaan pot dan pertumbuhan tanaman sudah mulai melambat bahkan tidak berbunga atau berbuah.

g. Perlindungan tanaman
Perlindungan tanaman meliputi penggunaan bibit yg sehat, sterilisasi media tanam, pemangkasan bagian tanaman yang terserang hama dan penyakit, penyemprotan pestisida secara selektif sesuai anjuran.

Panen

Tanaman dari stolon dan anakan mulai berbunga ketika berumur 2 bulan setelah tanam, namun bunga pertama sebaiknya dibuang. Setelah tanaman berumur 4 bulan bunga dibiarkan tumbuh menjadi buah, periode pembungaan dan pembuahan dapat berlangsung selama 2 tahun.

Ciri-ciri buah yang sudah bisa di panen adalah:

1. buah sudah agak kenyal dan agak empuk;
2. kulit buah didominasi warna merah 50 -75 % warna merah;
3. buah berumur 2 minggu sejak pembungaan.

Agar tidak busuk sebaiknya buah strawberry diberi alas sehingga tidak menyentuh permukaan tanah secara langsung. Untuk memperoleh buah yang besar bisa dilakukan dengan cara memangkas beberapa bakal buah di tanaman.

Menanam Strawberry di Dataran Rendah

Syarat di atas sebenarnya tidaklah mutlak, saya (admin blog www.arjip.wordpress.com) sudah mencoba sendiri untuk membudidayakan strawberry di tempat saya tinggal yang sebenarnya kondisi lingkungannya kurang cocok untuk berbudidaya strawberry.

Pada awalnya saya hanya coba-coba dengan membeli bibit strawberry 1 pot pada sebelum ramadhan tahun 2007 saat ketika saya wisata dan jalan-jalan di pasar tanaman hias Bandungan kabupaten Semarang. Daerah Bandungan terletak di lereng gunung Ungaran yang berhawa sejuk dan saya perkirakan ketinggiannya sekitar 800 m dari permukaan air laut.

Mulanya saya sempat ragu apa mungkin tanaman strawberry ini bisa bertahan hidup di daerah tempat saya tinggal? Bahkan teman saya sempat mengatakan bahwa tanaman yang saya beli dalam waktu sebentar akan mati. Kota tempat saya tinggal yaitu kota Cepu mempunyai ketinggian kira-kira 30 meter dari permukaan air laut (ini saya ketahui berdasar dari papan penunjuk ketinggian di stasiun Cepu yaitu +28 m) dan rumah saya terletak tak jauh dari stasiun tersebut. Suhu udara berkisar dari 25 derajat sampai 33 derajat celcius. curah hujan kurang dari 500 mm/tahun. Banyak orang pernah mengatakan pada saya bahwa kota Cepu berhawa panas, mungkin sama panasnya dengan kota-kota besar lainnya di pulau jawa.

Tanaman strawberry ini saya pelihara di samping rumah yang lahannya cukup sempit dan menerima sinar matahari langsung sekitar 6 ?8 jam sehari, ternyata memang tanaman ini tidak cukup kuat menahan hawa panas. Banyak daunnya yang mengering, kemudian saya mencoba untuk menyemprot daunnya dengan sprayer yang terisi air dingin pada pagi menjelang siang dan siang menjelang sore. Cara ini cukup membantu mengurangi jumlah daun yang mengering dan saya juga menyirami tanaman ini pagi dan sore.

Tanaman strawberry saya mulai bertambah dengan munculnya sulur-sulur stolon tanaman, dari ujung sulur-sulur ini akan tumbuh tanaman strawberry baru dan akarnya. Ujung inilah yang dapat ditampung dalam pot baru, setelah tanaman baru mempunyai 4-5 daun maka sulur yang terhubung dengan indukannya dapat dipotong.

Media tanamnya saya buat dari campuran dari tanah kebun dan sedikit pupuk kandang. Pot yang saya gunakan berukuran kecil ?ukuran 17 sampai 20'. Satu pot berisi antara 1 sampai 3 tanaman. Tanaman-tanaman baru ini saya dapat dari stolon tanaman induk yang menjulur.

Setelah setahun saya menunggu akhirnya kebun strawberry saya mulai berbuah, dari sekitar 30 pot, 3 pot diantaranya pasti ada yang berbunga kemudian berubah menjadi buah. Hampir sekitar 4 hari sekali saya bisa memetik buah yang sudah matang (ditandai dengan warna buah merah tua) dari 1 pot bisa 1-2 buah strawberry yang matang.

Saya bisa menikmati buah strawberry dari kebun saya yang sempit itu selama 3 bulan penuh yaitu dari bulan september ?november 2008. Pada bulan Desember 2008 kebun saya sama sekali tak menghasilkan buah. Saya perkirakan pada bulan-bulan itulah memang musimnya strawberry untuk berbuah.

Saya sebenarnya kurang tahu pasti dari jenis dan spesies apa tanaman strawberry yang saya pelihara tersebut. ciri-ciri tanaman strawberry yang saya punya yaitu dari segi ukuran buah sedang, mempunyai rasa yang tidak terlalu tajam, tidak terlalu manis.

Cara Budidaya Ikan lele Sangkuriang di kolam Terpal


Inilah Panduan Cara Budidaya Lele Sangkuriang di Kolam Terpal. Bagi anda yang ingin melakukan budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal, tulisan saya mengenai Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Terpal ini bisa anda jadikan sebagai salah satu referensi. Semoga usaha budidaya anda berhasil.

Dalam budidaya Ikan, hal yang paling penting untuk dimilki adalah Kolam. Pembangunan Kolam membutuhkan biaya yang lumayan besar. Tapi saat ini sudah ada kolam yang lebih praktis, lebih mudah dibuat dan lebih murah yaitu Kolam terpal. Penggunaan kolam terpal sudah mulai populer digunakan oleh para pembudidaya ikan. Penggunaan dan pembuatan kolam terpal ini bisa dilakukan oleh semua orang.

Ada beberapa jenis Kolam terpal jika ditinjau dari segi model peletakannya. Jenis kolam terpal tersebut antara lain :

Full diatas Tanah
Setengah ditanam
Full dalam tanah

ketiga Model tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Saya akan menuliskan cara membuat kolam terpal yang ful diatas tanah. Bahan-bahan yang di perlukan dalam pembuatan kolam terpal (dengan ukuran kolam saya 3×7 meter persegi):
1. Bambu
2. Paku dan kawat
3. terpal ukuran 6×10 meter2
4. Pipa paralon dan knee
5. Kapur yang biasa kita gunakan untuk mencat pagar
6. Kotoran ayam/sapi/kambing untuk pemupukan kolam

Setelah bambu di ukur tinggi tiang kurang lebih tingginya 1,5 meter ditancapkan dan dibuat rangka segi empat dengan ukuran 3×7 meter, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan terpal dan jangan lupa pemasangan pipa paralon yang telah di bentuk “L” guna masuk dan keluarnya air paralon ini bsa dipasang di pinggir, disudut, maupun di tengah kolam itu terserah anda yang menentukan.

kolam dicat kapur kemudian dibilas bersih sebanyak 2x dan dikeringkan untuk menghilangkan zat-zat racun yang ada di terpal.

Kolam diisi air dengan ketinggian kurang lebih 50 cm, kemudian masukkan kotoran ayam/sapi/kambing, setelah itu, endapkan selama kurang lebih 3 hari. Hal ini bertujuan agar organisme tumbuh di kolam terpal yang nantinya berfungsi sebagai makanan tambahan benih ikan lele sangkuriang di kolam terpal tersebut.

Silahkan tebar bibit lele sangkuriang anda dengan rumusan 1×1 meter persegi isi max 100 ekor. Insya Allah dalam 2 bulan sudah bisa dipanen.

Lele Sangkuriang merupakan ikan ini yang tahan penyakit dalam bertelur bisa menghasilkan telur 6000 buah sedangkan lele dumbo hanya 4000 buah, untuk pakan bisa kita tekan sehingga kita dapat mendapat hasil yang memuaskan dengan masa panen cukup dengan waktu 2 s/d 3 bulan.

Itulah Panduan Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Terpal yang bisa saya tuliskan di blog Cara-19 hari ini, semoga tulisan saya ini bermanfaat.


Sumber : Cara-19